Manfaat, Olahan, dan Cara Budidaya Buah Mata Kucing

368 views

Jika mendengar nama buah mata kucing, barangkali tidak semua orang mengetahui bahwa buah yang dimaksud adalah buah lengkeng atau kelengkeng. Buah yang berasal dari kawasan Asia Tenggara ini memang memiliki banyak nama.

Lengkeng atau kelengkeng atau mata kucing di Indonesia dan Malaysia, kyet mouk di Burma, mien di Kamboja, lam nhai di Laos, nhan di Vietnam, lamyai pa di Thailand, longan atau dragon eye di negara-negara Barat, longana di Spanyol, dan longanier atau oeil de dragon di Prancis.

Manfaat Olahan dan Cara Budidaya Buah Mata Kucing

Buah yang memiliki nama Latin Dimocarpus longan ini dikenal dengan rasanya yang manis dan segar, menyerupai buah leci. Buah lengkeng memiliki beberapa jenis yang tersebar di berbagai tempat, seperti Tiongkok selatan, Taiwan, Myanmar, Indonesia, Thailand, Vietnam selatan, Malaysia, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat.

Manfaat dan Kandungan Mata Kucing

Buah mata kucing biasanya dimakan langsung ketika matang oleh para penduduk lokal. Dalam perkembangannya, buah yang manis dan berair ini dikalengkan dengan cairan sari buahnya. Biasanya buah lengkeng yang dikalengkan adalah buah lengkeng yang dagingnya tebal, sehingga memenuhi standar untuk diekspor ke negara-negara Barat, khususnya Eropa.

Selain nikmat dikonsumsi, buah lengkeng yang masih segar juga dipercaya dapat meredakan demam dan buah lengkeng yang dikeringkan bisa menjadi obat insomnia. Buah ini mengandung beragam zat yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, lemak, protein, karbohidrat, fosfor, kalsium, zat besi, dan niasin.

Buah ini juga mengandung senyawa-senyawa fitokimia (kimia tumbuhan) yang berkhasiat untuk membuat saraf menjadi lebih rileks. Oleh karena itu, buah ini dapat memberikan rasa tenang, menghilangkan rasa gelisah, dan membantu meningkatkan konsentrasi.

Buah yang dagingnya berwarna putih dan lembut ini juga mengandung glukosa dan sukrosa yang baik untuk menambah tenaga dan mengenyangkan. Protein yang terdapat dalam buah ini bisa membantu usus agar lebih sehat, sehingga proses penyerapan sari-sari makanan lebih maksimal.

Tidak hanya itu, buah segar ini juga bisa memperkuat fungsi hati, meningkatkan nafsu makan, dan membantu produksi sel darah merah. Konsumsi buah lengkeng secara teratur juga dapat membuat mata lebih cemerlang dan kulit lebih sehat.

Meski buah ini memiliki segudang manfaat, beberapa orang harus mewaspadai efek memakan buah lengkeng secara berlebihan, terutama mereka yang menderita diabetes. Pasalnya, buah mata kucing ini mengandung zat gula yang cukup banyak. Jika dikonsumsi sewajarnya, para penderita diabetes dapat menikmati nikmatnya buah lengkeng. Akan tetapi konsumsi yang berlebihan berbahaya bagi kesehatan tubuh karena dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Tidak hanya buahnya, pohon mata kucing juga menyediakan banyak manfaat bagi manusia. Akarnya dipercaya dapat melancarkan aliran darah dalam tubuh, daunnya bisa menjadi zat anti-radang dan penurun demam, bijinya bisa menjadi obat penyembuh luka bakar.

Setelah dilakukan penelitian mendalam, diketahui bahwa daun buah ini mengandung zat anti-oksidan, kuersetin, dan zat anti-virus yang bermanfaat untuk meredakan alergi, mencegah kanker, dan penyakit jantung. Biji lengkeng yang dihancurkan juga mengandung saponin dan dapat mengeluarkan busa, sehingga sering dimanfaatkan sebagai sampo.

Baca juga : Manfaat jambu biji merah untuk kesehatan

Olahan Kreatif Buah Mata Kucing

Buah mata kucing tidak hanya nikmat dimakan begitu saja, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai minuman segar dan berkhasiat. Salah satunya adalah dengan diolah menjadi minuman segar, seperti es lengkeng berempah. Minuman dingin yang cocok dikonsumsi di alam tropis ini cukup mudah dibuat. Anda hanya membutuhkan isian esnya yaitu sebagai berikut :

  • Stroberi 200 gram (dipotong dua)
  • Buah mata kucing 1 kaleng (270 gram), pisahkan air sari buahnya
  • Es batu 600 gram
  • Nata de coco 100 gram

Sedangkan untuk sirup esnya, siapkan bahan-bahan berikut ini :

  • Air sari buah lengkeng 400 ml
  • Air putih 100 ml
  • Gula pasir 200 gram
  • Kayu manis 5 cm
  • Serai 2 batang (ambil bagian putihnya lalu memarkan)
  • Cengkeh 3 butir