Budidaya Tanaman Buah Naga Beserta Prospeknya

46 views

Tahukah Anda manfaat tanaman buah naga? Dalam tanaman buah naga terdapat beberapa kegunaan atau khasiat bagi kesehatan tubuh, antara lain adalah untuk menciptakan sistem perlindungan dari serangan penyakit gula, kanker usus, kolesterol, dan keputihan pada kaum wanita serta mencegah terjadinya pendarahan yang berlebihan jika ada luka di tubuh kita.

budidaya tanaman buah naga

Selain itu, buah naga juga bisa berfungsi sebagai penguat organ ginjal serta tulang. Itulah salah satu alasan mengapa banyak anggota masyarakat kita yang tertarik untuk melakukan budidaya tanaman buah naga. Menurut beberapa penelitian yang sudah dilakukan akhir-akhir ini juga menghasilkan kesimpulan bila buah naga bisa menghilangkan efek negatif dari racun yang masuk ke tubuh serta mampu mengurangi rasa cemas bila jiwa sedang terguncang atau terkena tekanan.

Prospek Budidaya Tanaman Buah Naga

Melihat uraian di atas, maka kita tentu menjadi yakin bila budidaya buah naga punya prospek yang cukup bagus dalam hal pemasarannya. Karena saat ini masyarakat juga makin tertarik untuk mendapatkan dan mengkonsumsi buah ini. Bentuk buah naga memiliki ciri khas dan bentuk yang unik sehingga buah ini mempunyai daya tarik tersendiri, serta akan membuat orang makin bersemangat untuk membelinya dan merasakannya.

Dan tidak hanya di tanah air indonesia saja, buah naga juga terdapat dan banyak di sukai di negara lain baik di Amerika, Asia bahkan Eropa. Karena hampir setiap orang sudah tahu khasiat dan manfaat dari buah ini. Jadi untuk pangsa pasar buah naga ini kedepan akan semakin luas, tidak hanya untuk lokal saja akan tetapi bisa juga ekspor.

Bahkan menurut kabar terakhir, di negeri China saat ini kebutuhan akan buah naga terus meningkat sepanjang waktu. Karena selain untuk dikonsumsi, buah naga di negeri ini juga digunakan untuk menyelenggarakan upacara-upacara tradisi mereka. Ini tentu bisa menjadi sebuah kesempatan atau peluang bagus bagi mereka yang tertarik untuk membuka usaha di bidang agrobisnis.

Baca juga: cara budidaya semangka

Teknik Budidaya Tanaman Buah Naga

Budidaya tanaman buah naga bisa menggunakan kebun agat hasil panennya nanti bisa maksimal kita mesti perlu mengetahui bagaimana sistem penanaman dan perawatan tumbuhan ini. Adapun caranya adalah sebagai berikut.

1. Mempersiapkan Lahan

Bila lahan yang dibutuhkan sudah tersedia, ratakan tanahnya lebih dulu. Kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran lebar, panjang dan kedalaman yang sama yaitu sekitar 40 centimeter dengan jarak masing-masing lubang adalah dua kali dua setengah meter. Sehingga setiap hektarnya bisa dibuat sekitar duaribu lubang tanam. Pekerjaan ini sebaiknya dilakukan satu bulan sebelumnya. Tujuannya agar kondisi tanah bisa steril.

2. Menyediakan Bibit dan Penanaman

Ada dua pilihan untuk mendapatkan bibit, yaitu dengan biji atau stek. Namun agar lebih cepat menghasilkan, sebaiknya kita menggunakan stek saja. Adapun caranya adalah, tanamlah stek buah naga ke dalam polybag lebih dulu dengan menggunakan media tanah yang dicampur dengan pasir serta pupuk kandang yang perbadingannya sama. Bila bibit buah naga sudah berumur sekitar tiga bulan, maka tanaman buah naga ini bisa dipindahkan pada lahan yang telah disiapkan tadi.

3. Pemeliharaan

Agar budidaya buah naga yang kita lakukan ini bisa menghasilkan panen yang banyak, maka kita perlu melakukan perawatan dan pemeliharaan. Untuk memenuhi kebutuhan airnya, kita harus melakukan penyiraman satu sampai dua kali sehari. Namun airnya jangan terlalu banyak karena tanaman buah naga mudah busuk bila terkena banyak air. Kemudian untuk pemupukannya bisa menggunakan pupuk kandang yang diberikan setiap rentang waktu tiga bulan sebanyak lima sampai sepuluh kilo untuk setiap hektarnya.

4. Masa Panen

Budidaya tanaman  buah naga mulai bisa dinikmati masa panennya ketika tanaman itu sudah berusia minimal satu setengah atau dua tahun. Buah naga yang bisa diambil adalah buah yang usianya sudah mencapai limapuluh hari, dihitung sejak bunga mulai mekar.

Keberhasilan Seorang Petani Tanaman Buah Naga Hitam dari Kediri

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa buah naga dikenal memiliki kandungan zat alami. Selaian menyegarkan, buah yang berasal dari tanaman jenis kaktus ini sering dikonsumsi sebagai makanan pendamping untuk penderita kanker, demam berdarah, stoker, dan kolesterol.

Buah naga yang juga dikenal memiliki kandungan zat antioksidan, betakaroten, dan vitamin E ini terdiri atas beragam jenis seperti buah naga kuning, merah, putih, dan hitam. Nah, jenis terakhir atau buah naga hitam (black dragon fruit) ternyata sangat diincar oleh para pengusaha agribisnis. Selain dikenal sebagai varian baru yang berhasil meningkatkan harga jual, buah naga jenis ini pun memiliki masa panen lebih cepat dengan buah lebat di setiap pohonnya.

Mas Damang Melakukan Rekayasa Buah Naga

Buah naga jenis daging hitam ternyata dibudidayakan pertama kali di Kediri, Provinsi Jawa Timur, tepatnya adalah di lereng Gunung Wilis. Sementara itu, orang pertama yang membudidayakan buah naga hitam di sana adalah Mas Damang. Pria yang telah membudidayakan sejak 2000 lalu ini sukses melakukan rekayasa buah naga daging merah menjadi buah naga hitam dengan ramuan khusus buatan sendiri.

Mas Damang yang bernama asli Ananta Pramudya Wardana Kusuma Ningrat ini memakai pupuk khusus yang berasal dari kompos sehingga menaikkan kadar betakaroten dan berhasil membuat daging berwarna merah berubah menjadi hitam.

Ia menjelaskan bahwa budidaya ini mulai dilakukan di atas lahan seluas 1000 meter, tepatnya di Jalan Dr. Saharjo, Gang Lawu, Nomor 100 Klothok, Lebak Tumpang, Campurejo, Kota Kediri. Di lahan tersebut, Mas Damang menanam sekitar 2000 batang pohon buah naga merah. Setelah ditanam, dilakukanlah pemupukan khusus sehinnga tumbuh menjadi buah naga hitam. Hasil yang diperoleh saat ini sangat luar biasa. Varian buah naga hitam ini sudah tersebar ke seluruh wilayah Indonesia.

Pembudidayaan buah naga hitam Mas Damang yang juga memiliki kebun bernama Wana Natural Farm ini terus mengalami perkembangan seiring dengan tingginya permintaan pasar. Ia juga membuka sebuah lahan di Desa Tunggul Selopanggung dengan luas 20 ha dan memiliki pohon berjumlah 60 ribu batang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kini, permintaan dari Matahari Departemnt Store wilayah Jawa dan Bali telah mencapai 60 ton per bulannya.

Mas Damang Berbagi Pengalaman

Mas Damang adalah seorang pengusaha yang tidak pelit. Pria ini selalu berbagi pengalaman kepada siapa pun. Bahkan, ia sangat menyambut baik siapa pun yang mendatangi langsung kebunnya untuk sekadar melihat-lihat ataupun belajar budidaya buah naga di sana.

Tak hanya budidaya buah naga, Mas Damang secara perlahan-lahan pun mencoba mengenalkan beragam jenis tanaman lain dengan membuat hutan kecil di sekitar perkebunan yang dimilikinya. Selain itu, Mas Damang juga mulai melebarkan sayap dengan membuat fasilitas penunjang seperti tempat berkemah dan rumah makan. Visi dari pria yang saat ini sering menjadi motivator dan narasumber di sejumlah forum wirausaha adalah terciptanya agrowisata terintegral.

Banyak kalangan yang kini mulai melakukan studi banding di perkebunan Mas Damang, mulai dari dinas pemerintahan di daerah maupun dari pusat. Para mahasiswa seperti dari UGM, Makassar, dan perguruan tinggi lainnya pun sering datang ke sana. Tapi, yang paling sering berkunjung adalah anak-anak TK sampai SMA.

Nah, itulah ulasan seputar prospek budidaya tanaman buah naga dan kisah sukses petani buah naga. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *