Cara Budidaya Daun Bawang Agar Tumbuh Subur

13,324 views

Cara budidaya daun bawang agar tumbuh subur – Loncang atau banyak juga yang menyebut dengan daun bawang adalah jenis tanaman sayuran yang berbentuk dengan daun berlubang memanjang dan didalamnya kosong terdapat udara. Banyak petani yang memanfaatkan jenis tanaman loncang (daun bawang) ini sebagai penambah penghasilan, dan tidak jarang pula banyak petani yang meraup keuntungan banyak karena menanam tanaman loncang.

Keuntungan tersebut meliputi beberapa hal yaitu contohnya pada saat banyak petani yang beralih menanam tanaman lain, nah pada saat itu adalah kesempatan untuk menanam tanaman loncang karena nantinya pada saat loncang siap panen dan permintaan pasar yang tinggi namun suplai dari petani yang sedikit sehingga harganya mulai menanjak naik dengan drastis. Contoh pernah ada pengalaman waktu itu ada orang yang hanya bermodal sekitar 3 juta kemudian saat panen bisa mendapatkan penghasilan hingga 25 juta rupiah. Bagaimana? Pastinya Anda tertarik dong.

cara budidaya daun bawang

Namun tidak setiap waktu menanam loncang atau daun bawang akan menghasilkan penghasilan seperti itu, itu semua adalah suatu rezeki yang datang pada orang tersebut. Petani sekarang adalah bisnis dan bisnis itu bisa pasang dan surut. Bertani tidak mempunyai hukum yang pasti akan tetapi bertani lebih banyak peluang untuk mendapatkan untung. Eh kox ngelantur sampai bisnis, disini kami cuma ingin membahas tentang cara budidaya daun bawang atau loncang.

Langkah-langkah Cara Budidaya Daun Bawang

Berikut ini merupakan langkah-langkah yang harus anda lakukan jika ingin menanam loncang (daun bawang) agar dapat tumbuh dengan subur. Untuk menanam tanaman loncang harus melalui tahap-tahapan antara lain pengolahan lahan, pemilihan bibit dan perawatannya, yuk kita bahas satu persatu.

A. Pemilihan Bibit

Pilihlah bibit loncang (daun bawang) yang bagus, yaitu dengan ciri-ciri loncang masih terlihat segar atau tidak layu, bibit belum lama dicabut dari tanah, dan bau loncang tetap alami. Jika Anda salah memilih bibit loncang maka tanaman loncang tidak akan bertumbuh dengan baik dan maksimal.

B. Pengolahan Lahan

Olah tanah sesuai yang dengan yang diinginkan, loncang bisa ditanam di media pot, bedeng, polybag, pekarangan rumah dan masih banyak lagi yang lainnya. Jika Anda ingin menanam tanaman loncang pada media polybag maka langkah-langkah yang perlu Anda lakukan dalam cara budidaya daun bawang adalah:

  1. Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu meliputi: plastik polybag, pupuk kandang/ urea, pupuk KCL, dan tanah.
  2. Campurlah bahan-bahan yang sudah dipersiapkan yaitu meliputi pupuk kandang/ urea dengan ukuran 1 ember cat besar ditambah dengan tanah 5 ember cat besat juga dan kemudian ditambahkan pupuk KCL sebanyak 0,5 kg. Semua bahan tersebut dicampur dengan merata.
  3. Setelah semua bahan tercampur dengan rata maka langkah selanjutnya yaitu campuran tersebut dimasukkan kedalam plastik polybag yang sudah dipersiapkan. Masukkan tanah dengan cara ditaburkan dan jangan dipadatkan agar tanah didalam polybag tetap gembur sehingga pertumbuhan akar loncang didalam tanah bisa maksimal dan bagus.
  4. Sebelum bibit ditanam sebaiknya tanah didalam polybag disiram terlebih dahulu menggunakan air biasa, agar tanah tetap gembur. Tetapi penyiraman tersebut sebaiknya jangan terlalu banyak agar tanah tidak becek sehingga bibit tanaman loncang tidak membusuk. Karena jika tanah terlalu banyak kandungan airnya atau terlalu becek maka akan berkibat pada tanaman loncang yang akan membusuk.
  5. Setelah tanah dalam polybag menjadi lembab maka langkah selanjutnya yaitu penanaman.

C. Perawatan

Untuk merawat jenis tanaman loncang (daun bawang) tidaklah rumit, yaitu agar lebih jelas maka simaklah ulasan tentang cara perawatan tanaman loncang (daun bawang) dibawah ini:

  1. Pada saat usia tanaman loncang (daun bawang) sudah mencapai usia 10 hari dari tanam maka harus dilakukan penyemprotan obat anti hama. Hama yang terdapat pada tanaman loncang yaitu adalah banci dan juga ulat. Maka untuk penyemprotan pada tanaman loncang perlu dilakukan berulang-ulang yaitu dengan jarak 5 hari atau bisa juga paling lama minimal 7 hari sekali. Penyemprotan tersebut dilakukan terus menerus hingga usia tanaman sudah siap untuk dipanen yaitu paling cepat 70 hari.
  2. Pada usia tanaman loncang sudah mencapai 70 hari maka loncang siap untuk dipanen. Untuk proses pemanenan pilihlah loncang yang sudah tumbuh dewasa dan beranak banyak.

Bagaimana? Pastinya sangat mudah bagi Anda untuk mempraktekkannya. Maka dari itu silahkan mencoba dan janganlah ragu. Langkah-langkah diatas juga dapat dipraktekkan pada media lahan yang lainnya. Demikianlah pembahasan artikel kami kali ini tentang cara budidaya daun bawang agar dapat tumbuh subur. Jika ingin membaca artikel kami lainnya silahkan dapat anda lihat disini. Selamat mencoba dan semoga sukses!!!