Cara Budidaya Terong Ungu Agar Berbuah Lebat

12,723 views

Cara Budidaya Terong Ungu – Terong merupakan salah satu jenis sayuran yang berbentuk memanjang seperti pisang, tetapi terong ini adalah sayuran yang berjenis gambas yaitu terong berpostur penuh daging namun rasanya yang hambar. Oleh karena rasa terong yang hambar tersebut maka terong bisa dimanfaatkan menjadi berbagai jenis masakan dan juga lalapan, contoh jenis masakan yang terbuat dari terong adalah oseng-oseng terong, sop, sayur lodeh, sambal terong dan juga masih banyak yang lainnya.

cara budidaya terong ungu

 

Terong merupakan jenis tanaman sayuran yang mudah untuk di budidayakan, terong dapat ditanam dilahan bedeng, tegalan, ladang, pekarangan rumah, polybag dan masih banyak yang lainnya. Maka dari itu Anda bisa membudidayakan sesuai dengan lahan yang Anda miliki. Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara budidaya terong ungu agar berbuah lebat. Agar terong berbuah lebat dengan maksimal maka pastinya perlu dilakukan beberapa langkah dan proses yang harus dilakukan.

Langkah-langkah Cara Budidaya Terong Ungu

Berikut ini merupakan tahapan atau langkah-langkah yang harus dikerjakan untuk cara budidaya terong agar berbuah lebat, ikutilah beberapa tahapan dibawah ini:

A. Pengolahan Lahan

Untuk semua jenis tanaman khususnya untuk tanaman sayuran seperti terong ini pastinya dalam proses pertama adalah pengolahan lahan, lahan tanah digemburkan terlebih dahulu yaitu bisa dengan cara dicangkul atau menggunakan traktor. Penggemburan tersebut bertujuan agar tanah menjadi subur dan dapat dengan mudah untuk bertumbuhnya akar tanaman.

Setelah tanah menjadi gembur dengan merata maka langkah selanjutnya yaitu tanah dibentuk lubang untuk media bertanam, yaitu tanah diberi lubang sekitar 10 cm dengan jarak antara lubang yang satu dangan yang lainnya yaitu sekitar 15 cm hingga 20 cm. Lubang pada tanah tersebut bertujuan untuk dijadikan media bertanam.

Langkah selanjutnya kemudian masukkan pupuk kandang kedalam lubang yang sudah dipersiapkan yaitu sebanyak minimal 1 kepal tangan orang dewasa. Agar mendapatkan hasil yang maksimal Anda bisa menambahkan dengan pupuk UREA dan juga pada tahap pemupukan terakhir yaitu ditambahkan pupuk KCL sebanyak 1 sendok makan.

Setelah langkah tersebut maka langkah selanjutnya yaitu pupuk didalam lubang ditutup menggunakan tanah biasa dengan ketebalan yaitu sekitar 3 cm. Penutupan tersebut bertujuan agar akar tanaman bibit terong nantinya tidak bersentuhan secara langsung dengan pupuk didalamnya sehingga akar tanaman bisa menyesuaikan dengan media tanam terlebih dahulu.

cara budidaya terong ungu

B. Penanaman

Pada saat melakukan proses penanaman terong ungu, ada beberapa langkah yang harus anda kerjakan secara berurutan dan juga benar, agar dapat hasil yang maksimal, maka simaklah tahapan tentang cara budidaya terong agar berbuah lebat dengan baik dan benar:

  1. Langkah pertama yaitu pilih bibit yang sudah siap untuk ditanam yaitu pada usia bibit sekitar 35 hari dari masa penyemaian, bibit pada usia tersebut sudah siap untuk untuk ditanan pada media lahan apapun.
  2. Setelah penanaman maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan untuk tanaman terong yaitu penyiraman, penyiraman tersebut dilakukan agar selalu menjaga kadar kelembaban pada tanah agar tanah selalu terjaga tingkat kesuburannya, beda tanah berbeda juga tingkat penyiramannya karena penyiraman tersebut menyesuaikan kondisi pada lahan tanah tanaman.
  3. Pada usia tanaman sekitar 2 minggu dari tanam maka tanaman terong perlu dilakukan perawatan dengan cara penyemprotan, penyemprotan tersebut dilakukan menggunakan air yang sudah ditambahkan campuran obat seperti obat anti hama, obat anti ulat dan juga obat penyubur pastinya. Penyemprotan tersebut dilakukan secara berkala agar tanaman tetap terjaga dari serangan hama.
  4. Pada usia tanaman 70 hari maka tanaman terong akan mulai bertumbuh bunga, bunga tersebut yang nantinya akan berubah menjadi buah terong. Namun walaupun tanaman terong sudah mulai bertumbuh bunga maka harus tetap dilakukan penyemprotan secara berkala dan teratur.
  5. Kemudian saat usia tanaman terong sekitar 100 hari maka terong sudah mulai siap untuk dipanen, dan sebaiknya setelah panen maka hari berikutnya dilakukan penyemprotan kembali. Langkah tersebut perlu dilakukan secara terus menerus hingga buah terong benar-benar sudah tidak bertumbuh lagi.

Demikianlah pembahasan kami kali ini tentang cara budidaya terong ungu agar dapat berbuah lebat dari kami, semoga dapat bermanfaat menambah ilmu pengetahuan bagi anda. Bagi anda yang ingin membaca koleksi artikel kami lainnya dapat anda kunjungi web kami di www.belajarbertanam.com dan selamat mencoba tips kami dan semoga dapat berhasil, sampai bertemu lagi pada pembahasan kami lainnya terima kasih.