Cara Menanam Cabe Hidroponik Yang Paling Mudah Untuk Pemula

Posted on 710 views

D. Media Tanam Cabe

Apabila suatu bibit telah siap untuk dipindah untuk ditanam, sebaiknya persiapkan media tanam untuk pertumbuhan tanaman cabe. Persiapkanlah suatu tempat seperti polybag atau pot dan sebagainya. Selanjutnya isilah tempat tersebut dengan menggunakan media tanam yang porous. Misalnya sekam bakar yang sudah dicampur dengan zeloit, hidroton, pecahan genting, pecahan kerikil, namun jika dirasa bahan tersebut terlalu sulit didapat cukup gunakan sekam bakar saja sudah cukup. Tetapi jika untuk cara menanam cabe secara hidroponik, anda bisa menggunakan sistem wick, deep water culture, sistem pot atau polybag kemudian lakukanlah penyiraman setiap hari.

Cara menanam cabe hidroponik
Image source:steemit.com

Untuk perawatan pada budidaya cabe hidroponik, seperti penyemprotan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk daun. Pupuk daun ini berguna untuk memenuhi semua kebutuhan unsur hara mikro pada tanaman cabe. Untuk penyemprotan ini dapat anda lakukan seminggu sekali, apabila tanaman cabe telah memasuki fase genaratif, maka segera lakukanlah penyemprotan dengan menggunakan pupuk buah. Berikut ini adalah contoh pupuk buah yang dapat anda gunakan seperti Gandasil A/B, Supergrow, Baifolan, POC, growmore dan lain-lain.

E. Pemberian Nutrisi Cabe

Faktor yang paling utama dalam cara menanam cabe hidroponik adalah pemenuhan akan kebutuhan nutrisi pada tanaman. Nutrisi utama yang diperlukan untuk tanaman cabe hidroponik yakni nutrisi yang berupa Nitrogen, Kalium (NPK) dan Fosfor. Namun jika komposisi kurang pas atau kurang tepat maka akan berdampak buruk pada tanaman. Misalnya jika kekurangan kebutuhan nitrogen pada tanaman cabe, tanaman akan mudah layu sehingga akhirnya tanaman akan mati, namun sebaliknya jika kelebihan nitrogen tanaman akan mengalami kemandulan sehingga tidak akan menghasilkan buah.

Bagi anda para pembaca yang masih kurang mengerti tentang ilmu pertanian atau yang masih belum terbiasa bertanam cabe, mungkin cara menanam cabe hidroponik akan terasa sulit. Tetapi anda tidak usah khawatir, karena sekarang ini telah ada nutrisi hidroponik untuk tanaman buah dan sayuran, untuk tanaman buah seperti tomat, cabe, semangka, timun, melon dan sebagainya. Nutrisi hidroponik ini memang khusus digunakan untuk tanaman buah, sehingga jika digunakan untuk tanaman cabe akan dapat tumbuh dengan baik.

Pada saat masa pertumbuhan lakukanlah pengecakkan secara rutin, hal ini dilakukan agar kebutuhan akan nutrisi tanaman cabe tetap akan terpenuhi dengan baik. Selain itu pengecekan dilakukan agar tanaman tetap terbebas dari berbagai serangan hama atau penyakit yang dapat merusak tanaman cabe tersebut. Selalu dipastikan bahwa kebutuhan akan nutrisi yang diperlukan untuk tanaman cabe tidak mengering atau habis. Lakukanlah pengisian kembali nutrisi pada tanaman cabe apabila kebutuhan akan nutrisi pada tanaman cabe hidroponik sudah menipis atau akan habis.

Kesehatan tanaman juga wajib anda perhatikan supaya tanaman cabe dapat terbebas dari berbagi macam hama dan penyakit yang akan menyerang tanaman. Hama dan penyakit yang biasanya menyerang tanaman cabe seperti busuk daun, tungau, antraknosa, ulat, kutu daun dan lain sebagainya. Jika ada salah satu tanaman sudah mulai terlihat terserang yang cukup lumayan parah segeralah buang pada bagian yang terserang hama tersebut supaya tidak menular dan menyebar pada tanaman yang lain.

Dengan perawatan yang cukup baik, maka pertumbuhan tanaman cabe akan baik, dan hasil nantinya pun akan baik juga. Tanaman cabe hidroponik akan mulai dapat menghasilkan buah dan dapat dipanen dalam usia kurang lebih setelah menginjak umur 2 bulan sampai dengan 3 bulanan dari masa tanam. Demikianlah sedikit ulasan kami tentang cara menanam cabe hidroponik, semoga dapat bermanfaat dan memberikan sedikit tambahan wawasan bagi para pembaca semuanya. Jika anda ingin membaca artikel kami lainnya silahkan kunjungi website official kami disini. Terima kasih sampai berjumpa lagi dipembahasan kami lainya. Salam sukses selalu bagi para petani.

Baca juga : Cara budidaya cabe agar berbuah lebat