Cara Menanam Jagung Hibrida Yang Baik Dan Benar

Posted on 2,807 views

Cara Menanam Jagung Hibrida – Jagung adalah termasuk jenis makanan pokok sebagai pengganti beras, jagung juga termasuk tanaman yang mudah tumbuh baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Jagung bisa dimanfaatkan sebagai nasi pengganti beras, selain itu jagung juga bisa dimanfaatkan sebagai tepung atau gandum, pop corn, dibakar, campuran bakwan, dimasak sayur dan juga masih banyak lagi yang lainnya yang bisa dimanfaatkan dari bahan jagung. Pada zaman sekarang jagung umumnya mudah didapatkan hanya di desa-desa tertentu atau dipelosok desa, bagi orang kota jagung merupakan tanaman langka tapi sesungguhnya jagung justru lebih banyak akan manfaat termasuk kandungam karbohidrat yang terdapat pada jagung untuk sebagai makanan pengganti nasi.

cara menanam jagung hibrida

Proses Cara menanam Jagung Hibrida

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara menanam jagung hibrida dan juga cara perawatan jagung hibrida hingga panen. Berikut beberapa langkah dan proses yang harus diperhatikan, yaitu:

1. Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan yaitu berawal dari mengolah tanah terlebih dahulu, tanah digemburkan menggunakan cangkul atau mesin traktor dengan kedalaman sekitar 25 cm. Setelah tanah sudah digemburkan dengan merata maka langkah selanjutnya yaitu membuat lubang pada tanah, buatlah lubang dengan kedalaman sekitar 10 cm dengan panjang dan luas juga sekitar 10 cm. Buatlah jarak dari lubang kelubang sekitar 20 cm dengan jarak tiap barisnya yaitu sekitar 80 cm, penentuan jarak tersebut agar jarak tidak terlalu dekat dan juga tidak terlalu jauh sehingga tanaman jagung bisa bertumbuh dengan rapi.

2. Pemberian Pupuk

Pupuk diberikan pada lahan yang sudah dilubangi yaitu sebanyak kira-kira dua kepal tangan orang dewasa, pemberian pupuk ini yaitu dari jenis pupuk kandang, pupuk kandang diberikan dengan tujuan untuk membuat tanah lebih gembur dan subur. Pupuk kandang dimasukkan kedalam lubang tanah yang sudah dipersiapkan pada ketarangan diatas yang sudah saya jelaskan tadi. Setelah itu pemberian jenis pupuk urea, pupuk urea di pilih yang berwana hitam dan juga putih. Pupuk urea tersebut dicampur menjadi satu dengan perbandingan 2:1, pupuk urea dimasukkan kedalam lubang tadi dengan ukuran 1 sendok makan, namun jika tidak diberi pupuk urea juga tidak terlalu bermasalah tergantung dengan kondisi lahan yang akan dijadikan untuk menanam jagung hibrida.

3. Penutupan Lahan

Lahan yang sudah diberi pupuk pada keterangan diatas kemudian ditutup dengan menggunakan tanah, penutupan dengan menggunakan tanah tersebut cukup dengan ketebalan sekitar 5 cm atau kurang dari 5 cm, penutupan tersebut bertujuan agar bibit biji jagung tidak bersentuhan secara langsung dengan pupuk, karena jika pupuk bersentuhan secara langsung dengan bibit biji jagung maka biji jagung tidak bisa bertumbuh dengan sempurna atau bisa juga dikatakan pertumbuhan bibit biji jagung akan lama.

4. Pemberian Lubang

Pemberian lubang ini bertujuan untuk pelatakan bibit biji jagung, yaitu dengan cara cukup menggunakan jari orang dewasa dan tidak terlalu dalam yaitu dengan kedalaman sekitar 3 cm.

5. Peletakan Bibit

Bibit biji jagung dimasukkan kedalam lubang yang sudah dibuat menggunakan jari tangan, biji jagung dimasukkan kedalam lubang sebanya 3 biji, mengapa harus 3 biji jagung? Karena itu sudah termasuk ukuran yang sangat ideal, hal itu ditujukan untuk membuat pertumbuhan biji jagung bisa sempurna dan jika ada biji jagung yang mati maka didalam satu lubang tersebut sudah ada cadangannya. Setelah peletakan bibit biji jagung sebaiknya biji jagung ditutup kembali munggunakan tanah dengan ketebalan sekitar 2 cm agar biji jagung tidak hilang atau dimakan hama dan juga bisa tumbuh dengan baik.

6. Perawatan

Perawatan tanaman jagung tidakalah sulit melainkan sangat gampang, yaitu cukup memberi pupuk urea di sekitar tanaman jagung yang berusia sekitar 1 bulan dengan jarak sekitar 5 cm, saya kasih sayan sebaiknya jangan lebih dekat dengan tanaman karena resikonya tanaman bisa mati. Selain itu perawatannya juga membersihkan rumput-rumput liar yang mulai tumbuh disekitar tanaman jagung.

7. Proses Panen

Setelah langkah-langkah diatas dilakukan, maka langkah selanjutnya yaitu tinggal menunggu tanaman jagung bertumbuh bunga, bunga pada tanaman jagung tersebut menandakan bahwa jagung akan segera tumbuh, bunga pada tanaman jagung biasanya tumbuh pada saat usia tanaman jagung 70 hari, tunggu hingga usia 80 hari maka bunga jagung akan berubah menjadi jagung. Bagaimana, tidak sulit kan untuk menanam jagung hibrida? Setelah tanaman jagung berusia sekitar 90 hari maka dilakukan pembersihan daun-daunnya, langkah pembersihan daun tersebut yaitu daun yang berada di bawah jagung terlebih dahulu agar jagung terlihat dan tanaman jagung tidak terlalu rimbun. Kemudian pada usia 100 hari maka pucuk daun atau tangkai daun yang terletak diatas jagung dipotong menggunakan sabit agar jagung terlihat dan cepat tua.

Baca juga : Cara Menanam Jagung Manis

Ciri-ciri jagung yang sudah tua yaitu jagung terasa keras dan daun jagung yang awalnya hijau berubah menjadi putih. Naaahhhh, jika jagung sudah terlihat seperti itu maka jagung siap untuk dipanen. Cukup sekian tutorial cara menanam jagung hibrida dari pengolahan, perawatan hingga penanaman dari saya. Jika anda ingin membaca koleksi artikel kami lainnya silahkan kunjungi web kami di belajar bertanam (dot) com.Semoga bermanfaat bagi Anda semua, terima kasih. Selamat mencoba dan semoga sukses!!!