Klasifikasi Jambu Biji dan Jenis-jenisnya yang Paling Populer

580 views

Klasifikasi Jambu Biji dan Jenis-jenisnya, Siapa yang tidak kenal dengan tanaman jambu biji? Dapat dipastikan, sebagian besar masyarakat Indonesia pasti sudah mengenal jenis tanaman ini, bahkan sudah merasakan sendiri rasanya yang sangat manis. Namun, apakah di antara pembaca yang sudah menganal tanaman jambu biji ini mengetahui secara pasti klasifikasi dari tanaman ini? Penulis rasa tidak. Oleh sebab itu, pembahasan klasifikasi dan jenis-jenis jambu biji dalam artikel berikut akan sangat menarik untuk diketahui.

Klasifikasi Jambu Biji dan Jenis-jenisnya

Sebelum membahas lebih jauh tentang klasifikasi jambu biji dan jenis-jenisnya, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu daerah asal dan persebaran jambu biji. Di antara pembaca sekalin tentu banyak yang belum tahu bahwa jambu biji bukanlah tanaman asli Indonesia, meskipun tanaman ini tumbuh subur di Indonesia. Untuk itu, mari kita cari tahu lebih banyak tentang tanaman jambu biji melalui paparan berikut.

Daerah Asal dan Penyebaran Jambu Biji

Tanaman jambu biji merupakan salah satu tanaman pendatang di Indonesia. Tanaman ini sebenarnya berasal dari Benua Amerika, yaitu dari Negara Brazil. Beberapa sumber lain menyebutkan bahwa jambu biji merupakan tanaman yang berasal dari Meksiko, ada pula yang menyebutkan tanaman ini berasal dari Bolivia, Peru, dan Amerika Serikat.  Lantas, mengapa jambu biji bisa tumbuh subur di Indonesia?

Jambu biji merupakan tanaman yang bisa tumbuh dengan subur di daerah yang memiliki iklim tropis, seperti Indonesia. Daerah dataran tinggi yang basah sangat disukai oleh tanaman jambu biji, misalnya di Daerah Brastagi, Karo, dan Sebagainya. Daerah dataran tinggi yang cenderung basah juga sangat cocok untuk tanaman jambu, seperti di Bandung. Selain kedua daerah tersebut, tanaman jambu biji juga dapat tumbuh subur di dataran rendah yang kering seperti Semarang.

Artikel lainnya : Mengenal Tanaman Melon dan Cara Budidayanya

Klasifikasi jambu Biji dan Jenis-jenisnya

Setelah mengetahui daerah asal dan penyebarannya, sekarang tiba saatnya untuk mengetahui klasifikasi jambu biji dan jenis-jenisnya. Sebelum masuk kepada pembahasan tersebut, penulis akan memberikan informasi mengenai ciri-ciri atau karakteristik tanaman jambu biji terlebih dahulu. Adapaun tanaman jambu biji memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Tanaman jambu biji memiliki kemampuan berbunga sepanjang tahun.
  2. Tanaman jambu biji berbunga sempurna yang keluar di ketiak daun.
  3. Daun tanaman jambu biji berbentuk bulat telur dan letak daunnyaberhadapan.
  4. Jambu biji termasuk tanaman yang tumbuh tunggal.
  5. Buah jambu biji berbentuk bulat atau bulat lonjong dengan warna kulit hijau ketika masih muda dan kuning ketika matang.

Sebagai tanaman perdu, tanaman jambu biji dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 5-10 meter. Tanaman ini dapat dikurangi ketinggiannya dengan cara pemangkasan batang-batang atau ranting yang menjulang. Tujuan dari pemangkasan ini adalah untuk mempermudah dalam memanen buah dan agar tampak indah dilihat.

Secara ilmiah, tanaman jambu biji dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

Kingdom: Plantae
Divisi: Spermatophyta
Subdivisi: Angiospermae
Kelas: Dicotyledonae
Ordo: Myrtales
Famili: Myrtaceae
Genus: Psidium
Spesies: Psidium guajava L.

Berdasarkan jenisnya, jambu biji dikelompokan menjadi:

  1. Jambu sari,
  2. Jambu biasa,
  3. Jambu Bangkok,
  4. Jambu sukun,
  5. Jambu apel, dan
  6. Jambu merah getas.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai masing-masing jenis jambu biji tersebut.

1. Jambu Sari

Jambu sari berasal dari Bangkok. Jambu ini merupakan hasil silang antara jambu loka dengan jambu Bangkok. Jambu sari memiliki ciri berupa rasa yang manis, lebih lembut, tidak kasar, tidak berserat, kulit mengkilat cemerlang, dagin tebal, dan bijinya jarang. Satu pohon jambu sari mampu menghasilkan sekitar 100 kg buah. Hasil ini dapat dicapai ketika usia tanaman jambu sari sudah mencapai 1 tahun.