Mengenal Tanaman Jahe, Jenis, Manfaat dan Cara Budidaya Jahe

Posted on

Jahe merupakan salah satu kekayaan hayati yang banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman jahe merupakan tumbuhan atau jenis rimpang yang banyak kegunaan. Jahe biasa digunakan untuk obat-obatan atau bumbu dapur. Tanaman ini termasuk dalam tanaman rimpang, yaitu tanaman yang diambil akarnya untuk berbagai keperluan. Jahe merupakan primadona komoditi pertanian. Jahe laku dijual di Indonesia maupun diekspor ke luar negeri terutama ke Amerika dan Eropa kedua negara ini merupakan pasar potensial yang memesan jahe dalam jumlah banyak dari Indonesia dan Thailand.

Tanaman Jahe
Image source: flickr.com

Jahe merupakan bahan makanan multi fungsi, mengapa demikian? jahe bisa dijadikan sebagai bumbu masak, bahan pembuat roti, dan bisa juga dipakai sebagai bahan membuat minuman hangat. Jahe memiliki sensasi yang menghangatkan badan, misalnya minuman jahe ternyata mampu menghangatkan badan ketika udara dingin.

Berdasarkan “keturunannya”, jahe adalah tanaman yang termasuk dalam klan dari Zingiberaceae. Jahe masih satu kerabat dengan kunyit, lengkuas, dan kapulaga. Tanaman jahe berbentuk seperti jari yang beruas. Memiliki panjang hingga beberapa sentimeter. Memiliki rasa dominan pedas dan dapat menimbulkan efek hangat saat menyantap olahan jahe.

Jahe Sebagai Obat

Untuk berfungsi sebagai obat, jahe biasanya diolah menjadi jamu atau air jahe. Efek hangat dan pedas yang dominan terdapat pada jahe dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit ringan seperti masuk angin. Rasa pedas dan efek hangat yang dominan pada jahe ternyata disebabkan oleh senyawa keton yang disebut zingeron.

Selain sebagai penyembuh berbagai penyakit ringan, jahe dapat mengembalikan vitalitas tubuh yang sudah mulai menurun. Membuat badan yang lelah menjadi segar kembali dan hangat.

Asal Tanaman Jahe

Tanaman jahe berasal dari daratan Asia Selatan dan Asia Tenggara, seperti Indonesia. Dari benua Asia itulah kemudian jahe menyebar hingga daratan Eropa. Pada masa penjajahan, jahe termasuk dalam salah satu rempah-rempah yang diekspoloitasi dari tanah Indonesia.

Tanaman jahe hanya dapat tumbuh dengan baik di wilayah tropis. Maka dari itu, di luar Benua Asia, jahe hanya dapat tumbuh di Brazil, Afrika, dan Equador. Bahkan, Brazil dan Equador merupakan negara terbesar pemasok jahe di dunia.

Aroma Khas Jahe

Selain rasa pedas yang dominan serta efek hangat yang ditimbulkan, jahe memiliki aroma yang khas. Aroma khas jahe disebabkan oleh kandungan zat zingerone, shogaols, dan gingerols. Jahe juga mengandung minyak atsiri yang juga terkandung dalam kulit jeruk. Kandungan minyak atsiri pada jahe satu hingga tiga persen dari berat jahe keseluruhan.

Selain untuk obat masuk angin, penghangat badan, dan menjaga vitalitas tubuh, jahe dapat berperan dalam penyembuhan beberapa penyakit serius. Kandungan gingerols pada jahe dapat meningkatkan motilitas atau kemampuan bergerak secara spontan dan aktif pada saluran pencernaan.

Jahe dapat pula digunakan sebagai obat diet. Melancarkan saluran pencernaan berarti mempermudah makanan agar diserap tubuh dan membuang zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh secara cepat.

Kandungan Jahe

Zat gingerols pada jahe juga mengandung analgesik, sedatif, antipiretik, dan antibakteri.

  • Kandungan analgesik pada jahe dapat digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit. Sama seperti parasetamol, analgesik langsung bekerja ke pusat saraf dan meredakan rasa nyeri dan pusing.
  • Kandungan sedatif. Zat ini berfungsi sebagai penenang. Zat sedatif ini bekerja dengan cara menginduksi sedasi atau mengurangi rasa marah dengan cara mengurangi iritabilitas atau respon yang berlebihan terhadap rasa marah.
  • Antipiretik. Zat yang juga terkandung dalam jahe ini dapat mengurangi demam pada tubuh manusia. Zat antipiretik ini “memerintahkan” hipotalamus atau bagian pada otak yang berisi inti otak dan berbagai fungsi untuk menekan interlukin penyebab naiknya suhu tubuh.
  • Antibakteri. Kandungan jahe yang satu ini dapat menghambat lajunya pertumbuhan bakteri pada tubuh manusia. Sehingga jahe cocok dipakai untuk obat alam orang yang terkena flue, disentri dan lain sebagainya.

Jenis Tanaman Jahe

Ada beberapa jenis tanaman jahe yang dibudidayakan oleh petani. Setiap jenisnya memiliki karakter dan tingat kepedasan sendiri-sendiri, tentu harganya pun berbeda-beda. Berikut ini merupakan penjelasan tentang jenis jahe yang ada dipasaran.

  • Jahe Gajah

Jahe gajah merupakan salah satu jenis jahe yang banyak ditanam oleh petani. Keunggulan Jahe gajah terletak pada ukuran rimpangnya yang besar dan padat. Jahe jenis ini banyak dibudidayakan untuk kebutuhan suplay industry makanan dan minuman. Jahe gajah merupakan tanaman semusim, yang dibudidayakan dengan cara menanam rimpangnya. Harga jahe gajah sangat bagus dipasaran, 1 kg dihargai Rp.20 ribu sampai Rp.30 ribu tergantung kualitas. Lagian menanam jahe gajah perawatannya tak repot, yang penting rajin menyirami dan memberi pupuk kompos atau pupuk kandang. Tanaman umur 9 bulan sampai 12 bulan sudah bisa panen.

  • Jahe Merah

Jahe merah adalah jenis jahe terbaik untuk digunakan dalam pengobatan herbal. Kenapa disebut jahe merah? Jenis jahe ini berbeda dengan jahe lainnya. Dagingnya yang berwarna merah, bermanfaat untuk meredakan sakit batuk, flue, sakit perut dan demam karena masuk angin. Bentuk olahan jahe merah antara lain ektrak jahe, jahe serbuk, minuman dan lain sebagainya. Harga jahe merah dipasaran lumayan mahal lantaran yang membudidayakan jahe jenis ini masih jarang.

  • Jahe lokal

Jahe lokal atau merupakan jenis tanaman yang diambil rimpangnya untuk keperluan bumbu masak maupun untuk dipakai sebagai bahan campuran minuman. Ukuran jahe lokal lebih kecil, berat rimpangnya sekitar200 gr – 300 gr, tapi rasanya dagingnya lebih pedas dari jahe gajah sekali pun.

Aneka Makanan dan Minuman dari Jahe

Jahe sudah lama dipakai sebagai bahan makanan maupun minuman, baik dimasak secara tradisional maupun modern.Berikut ini merupakan jenis-jenis olahan makanan dan minuman yang terbuat dari jahe :

  • Ginger Bread

Ginger bread atau roti jahe merupakan jenis roti kering / cockies yang memiliki rasa aroma jahe. Roti jahe merupakan pangan khas Eropa yang biasanya dihidangkan pada musim salju dan hari Natal. Bentuknya pun lucu-lucu ada yang dicetak menyerupai orang-orangan, bintang, pohon pinus dan lain sebagainya. Di Indonesia roti jahe diperkenalkan pada masa kolonialisme Belanda, dan sampai sekarang pun roti jahe banyak dijual ditoko-toko roti. Kalau di Indonesia roti jenis ini sangat pas disandingkan dengan secangkir teh panas dan disantap pada musim hujan.

  • Permen Jahe

Olah makanan berikutnya adalah permen jahe. Permen jahe terbuat dari daging jahe yang digiling sampai halus, kemudian dicampur dalam adonan yang terdiri dari tepung ketan, maizena, gula pasir, asam sitrat dan kalium sorbet. Membuat permen jahe hampir seperti membikin dodol atau jenang ayu. Adonan dipanaskan di atas api sedang. Kemudian diaduk sampai kental. Setelah itu didinginkan sebentar baru dibungkus kecil-kecil dengan plastik. Permen jahe tahan sampai satu tahun kalau dibungkus rapat.

  • Minuman Jahe

Jahe bisa dibikin minuman panas, caranya sangat mudah, pilih jahe lokal atau jahe gajah. Kupas kulit luarnya sampai bersih, kemudian dibakar diatas bara arang atau kompor, setelah itu baru ditumbuk kasar lantas direbus sampai airnya mendidih. Sebelum dituangkan pada gelas terlebih dahulu disaring agar ampas jahe tak ikut masuk dalam gelas.

Tips budidaya jahe

Tanaman jahe bisa tumbuh dimana saja, di ladang maupun di halaman rumah. Jahe bahkan bisa dibudidayakan dalam pot atau polybag jika memang tak ada lahan. Kalau Anda jeli, bisa memanfaatkan lahan kosong, sebaiknya pilihlah jahe untuk dibudidayakan. Jahe memiliki nilai ekonomis yang tinggi, laku dijual dipasaran.

Sebenarnya menanam jahe bukanlah perkara yang sulit, perawatannya pun sangat mudah. Agar lebih jelasnya berikut ini tips ringkas menanam jahe sendiri :

  • Bibit

Pilihlah bibit jahe dari kwalitas unggul misalnya jahe gajah, jahe putih atau jahe merah. Bibit jahe diambil dari rimpang jahe yang sudah dipotong seruas kelingking. Cara mananam ruas jahe usahakan meletakan tunas ke atas.

  • Media tanam

Jahe menyukai media tanam yang gembur, sebaiknya sediakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, kompos dan pupuk kandang. Usahakan media tanamnya gembur agar rimpangnya bisa tumbuh sempurna.

  • Pupuk

Gunakan pupuk kompos atau pupuk kandang agar alami. Usahakan setiap bulan diberi pupuk jenis tersebut. Selain pemupukan tanaman jahe juga perlu perawatan, caranya siram dengan air setiap hari, kalau musim kemarau sebaiknya disiram dua kali sehari. Beri air secukupnya dan jangan terlalu banyak, karena tanaman jahe tak menyukai genangan air, karena bisa menyebabkan kebusukan akar. Siangi rumput dan gulma yang tumbuh disekitar pohon.

Demikianlah sedikit ulasan tentang tanaman jahe yang bermanfaat bagi kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *